ARJUNO FAMILY HIKING
BAB I
PLANNING (Rencana)
Arjuno Family Hiking
Skenario :
1. Titik kumpul Brangkat di rumah Jay Pondok Mutiara Asri J3/21 Pukul Tgl 14 Juni 2025 pukul 07:00 WIB
2. Tim terdiri dari 2 tim (tim hiking dan tim basecamp) pun ada 1 tim backup di Pondok Mutiara Asri J3/21 jika terjadi hal yang tidak di inginkan (evakuasi dll)
3. Waktu pendakian 14-15 Juni 2025 brangkat Sabtu Pagi
Tim Family Hiking :
1. Jay (co)
2. Tumbet (co)
3. Mendho (co mangan)
4. Cacing (co peralatan)
5. Kemplo (co air)
6. Salwa
7. Radin
8. Decil
9. Ataya' (anake mendho)
10. Irma (optional)
Tim Bacecamp (ATP Camp Ground)
1. Agus (co)
2. Gembul
3. Nency (co transportasi)
4. Angel
5. zee
6. Ritna
7. Biru
8. Gunung
9. Timur (sik optional)
10. Gendis
Perlengkapan WAJIB untuk setiap orang diatas :
1. Sarung Tangan
2. Kaus Kaki
3. Sleeping Bag
4. Jaket Bulu
Tim Backup dirumah jay :
1. Defrian
2. Agung
3. Kus
Sempatkan tanggal 13 berkumpul untuk checklist peralatan hiking dan basecamp
1. Tenda minimal 3 (dobel layer untuk tim hiking)
2. Basecamp
3. Carier tim Hiking wajib minimal bisa membawa sleeping bag, jaket, kaus kaki, baju ganti dirinya sendiri, serta raincoat (jas hujan)
karena suatu hal maka mendho dan ataya' tidak ikut dalam kegiatan kali ini. digantikan krisanda (lemes), dan beberapa pertimbangan juga tumbet di basecamp untuk menjaga 4 orang anaknya jadi tim kondisional terbentuk
Tim Family Hiking :
1. Jay (co)
2. Cacing
3. Lemes
4. Kemplo
5. Salwa
6. Radin
7. Decil

Tim Basecamp ATP Cangar :
1. Tumbet
2. Agus
3. Gembul
4. Nency
5. Irma
6. Angel
7. Gendis
8. Biru
9. Gunung
10. Timur
11. Ritna
12. Zee

BAB II
POS PERIJINAN dan SURAT KETERANGAN SEHAT
Setelah melakukan pemesanan dan pembayaran hiking 10 orang tiket ARJUNO melalui aplikasi, dan membayar biaya untuk perkepala 20ribu dikalikan jumlah hari jadi 2 hari 10 orang total 400ribu. maka tangga 14 kami memulai perjalanan.
Perjalanan menuju basecamp ATP Campground cukup dramatis, karena tumbet family mabuk perjalanan darat, sehingga terhambat di daerah punten, karena beberapa hal masalah transportasi tidak mencapai target maka harus di jemput dan dari punten harus naik hanya 2 kendaraan mobil.
tim Hiking nyampe duluan dan mengikuti briefing di pos pendakian, dibutuhkan 1 hal lagi yaitu surat keterangan sehat. sehingga kami turun lagi ke batu untuk mengurusnya ke dokter, prosesnya sederhana seperti priksa kesehatan standart dokter. untuk 7 orang kami menghabiskan biaya 125ribu dengan tambahan obat dari dokter.
di pos perijinan masih harus membayar biaya asuransi 120ribu per orang, ntah bagaimana perhitungannya. yang pasti ada feedback gelang karet souvenir Arjuno Welirang
Karena masalah administrasi dokter ini juga menghambat perjalanan kami hingga di urus sampai pukul 15.30 sore baru bisa dikatakan administrasi terpenuhi.

BAB III
OJEK PICKUP
Setelah administrasi selesai, kami ditanya untuk masalah pemberangkatan ke batas ladang, karena tim kami punya mobil pickup maka rencana kami pickup kami taruh di batas ladang, ternyata petugas pos pendakian tidak mengijinkan untuk membawa kendaraan pribadi masuk ke batas ladang.
kami harus membayar lagi 25ribu perkepala untuk ojek pickup dengan total 165ribu. Sewaktu turun dari arjuno pun jam 11 malam, jadi segera kami hubungi basecamp untuk menjemput supaya tidak telat dari waktu yang di targetkan, setelah nyampe pos perijinan sebelum jam 12 malam kami lakukan pelaporan untuk checkout tetapi petugas menyarankan untuk cek sampah dulu. karena mobil pickup solar menipis 2 orang ngebut turun ke batu untuk isi solar di batu, dan langsung menuju tim yang menunggu di batas ladang. setelah itu kami evakuasi tim untuk menuju pos perijinan, tetapi pos perijinan tutup. sehingga kami langsung menuju basecamp ATP Camping Ground Cangar.
Pagi nya kami ke Pos Perijinan untuk cek sampah dan checkout sempat kena marah "Tidak boleh mas bawa pickup sendiri, kami yang menguasai wilayah ini, jangan bikin aturan sendiri percuma kami bikin paguyuban ojek pickup ini", pak petugas kami mohon maaf jika hal ini melanggar hukum dan undang-undang di tanah negara Republik Indonesia ini karena memakai pickup sendiri untuk penjemputan. kami menjawab "ya pak nanti kami urusi". tetapi tim kita minta maaf karena kami orang yang cinta damai tidak mau ribut dengan nilai 165ribu
BAB IV
LENGKEHAN
Karena start perjalanan jam 16.15 sore hari, nyampe lengkehan sekitar 03.15 dini hari, dari batas ladang hingga ke lengkehan dibutuhkan waktu 11jam perjalan santai. dan juga karena sibuk memenuhi administrasi sampe sore, maka siang pun kami belum makan. sesampainya di pos 2 kami memasak terlebih dahulu dan makan dengan kenyang.
sesampainya di lengkehan kami segera mendirikan tenda dan masak untuk makan malam. badai angin dan hujan sehingga udara cukup dingin dini hari.
setelah tidur nyenyak pagipun datang dengan udara yang sangat bersih. kami segera memasak untuk makan pagi.
waktu menunjukkan jam 11 siang. kami bergegas untuk segera berangkat menuju puncak arjuno.
perjalanan cukup santai karena jalur lumayan landai dan tidak berat, tetapi dengan ketinggian 2900 Mdpl oksigen cukup tipis jadi cepat sekali lelah.

BAB V
LAPANGAN KOTAK
Sesampainya dilapangan kotak kondisi tim drop dan salah satu muntah-muntah karena dilepen (PMS), segera kami buat keputusan untuk turun tidak sampai puncak arjuno hanya sampai Lapangan Kotak.
perjalanan dari lapangan kotak ke lengkehan sampai jam 3 sore, kami segera masak dan kemudian tidur.

BAB VI
TURUN GUNUNG
tepat pukul 19.30 kami packing dan segera turun dari lengkehan ke bawah menuju ladang. perjalanan dimulai pukul 20.30 malam hari dan cukup dramatis karena licin dan kondisi tim drop, sampai di ladang pukul 01.00 dini hari.segera kami hubungi basecamp untuk penjemputan. sampai di pos perijinan jam 11.30 kami segera checkout tetapi ditolak karena sampah belum kami bawa (masih di tim yang sudah di ladang) sehingga pagi hari baru dihitung checkout dan kami harus membayar denda 200rb karena terhitung menambah hari.

BAB VII
TANGGUNG JAWAB

Karena sampah yang kami bawa pulang masih terhitung kurang (puntung rokok) karena kondisi merokok juga dimana-mana kami tidak sadar membuangnya di tempat sampah termasuk ATP campground dan perjalanan membeli solar turun ke batu di kendaraan merokok berkali kali maka kami harus bertanggung jawab di wajibkan untuk membersihkan area mushola dan area pos perijinan. itu tidak menjadi soal karena kami suka bersih-bersih.
mission complished, dan SELESAI puncak bukan tujuan utama tetapi keselamatan tim lah yang utama.
naik gunung Era sekarang tidak sama dengan jaman dahulu.
Kami Pecinta Alam, meski sudah berumur tua tetapi gunung tetap memanggil kami. setiap penegakan aturan maka akan tercipta friksi (gesekan) tetapi sesungguhnya kami kembali kehutan karena ingin tidak diatur dan sudah muak dengan aturan. karena keteraturan itu juga cycle kehidupan maka ketidak teraturan juga cycle kehidupan.
apa yang kita lakukan sesungguhnya hanya melawan hidup ini. air sungai bisa saja kita bendung, tetapi ingat bagian hilir sungai tidak kebagian air. tetapi juga jangan khawatir, ketidak teraturan (banjir dan krakatau) akan membersihkannya lagi kelak
Kami doakan kepada semua petugas polhut dan paguyuban ojek pickup di pos perijinan gunung Arjuno Welirang.
Semoga semua diberikan kesehatan sekeluarga
Semoga semua diberikan rizki yang melimpah dan barokah
Semoga semuanya dimudahkan dalam setiap urusannya
dan semoga perjalanan langkah hidup kalian semuanya selalu basah kuyup dalam kebahagiaan
amin-amin yarabbal alamin..
